0
My Rain
on
6:26:00 PM
in
My Wonderful Life
Hujan lagi. Sudah lama sekali saya tidak menikmati hujan. Ini terjadi karena banyak aktivitas saya yang berada di dalam ruangan sehingga jarang sekali saya merasakan titik-titik air membasahi tubuh saya.
Saya sangat penyuka hujan. Kulit saya yang tipis dan tak pernah kuat dengan hawa dingin selalu gemetar jika musin hujan tiba tapi saya tetap tidak peduli akan semua itu, saya tetap mencintai hujan dan tetap terobsesi hujan.entah kenapa, saya selalu senang berlari menerobos hujan, membiarkan sekujur tubuh saya basah kuyup. Hingga sampai pada satu titik dimana saya tertawa bahagia dan bangga telah berhasil menerobos hujan. Saya mencintai sensasi itu.
Itu bukan pelarian. Itu sebuah harapan. Sebuah keberanian untuk menghadapi rintangan dalam waktu cepat. Saya ingat moment-moment ketika saya nekat berlari menerobos hujan. Salah satunya ketika saya mengetahui orang yang saya sayangi membohongi saya, ketika saya mencintai orang yang salah dan ketika saya diperlakukan tidak adil oleh orang-orang. Ya, ketika hati saya luar biasa sakit.
Mungkin hujan adalah perisai terhebat untuk menutupi betapa sakitnya saya, betapa marahnya saya dan saya biarkan air mata saya bercampur dengan air hujan.
Tapi tak selamanya begitu. Saya juga pernah berlari menerobos hujan dengan bahagia. Ya, ketika saya jatuh cinta, ketika saya bersyukur dengan kehidupan saya, dan ketika saya berhasil mendapatkan apa yang saya impikan. Saya berlari menerobos hujan.Terkadang banyak orang yang bertanya tanya mengapa saya begitu mencintai hujan, ya jawaban nya hanya satu ''karena papa saya juga pencinta hujan, dan karena sewaktu saya kecil saya sangat sering menikmati hujan bareng papa" , jika hujan turun disaat saya pulang skolah saya lebih memilih untuk berjalan ke rumah dripada naik kendaraan karena saya merasa sangat bahagia ketika hujan mengguyur tubuh saya. dan setiap hujan turun sahabat-sahabat saya selalu bilang "rin, hujan turun!" seakan akan mereka mengingatkan bahwa ini saatnya saya menerobos hujan :)
Disaat hujan turun saya tak peduli seberapa menggigilnya badan saya, Saya melangkahkan kaki saya, mengatur nafas, tersenyum dan…. saya mulai berlari. Oh Tuhan, saya rindu sensasi ini. Saya rindu merasakan detak jantung saya yang berdenyut kencang. Guyuran hujan, cipratan air akibat langkah kaki saya, saya tidak peduli seberapa banyak mata yang melihat…. yang jelas saya begitu bahagia. Mungkin ini scene terbaik dalam film saya. Mungkin ini capture terbaik dalam foto saya. Mungkin ini saat dimana nanti “dia”, ada di ujung jalan menanti saya. Ya, dia ada disana. The Gift. Someone yang nantinya akan bersama saya… Yes, Im The rainy girl.
moment yang gak bakalan gue lupain adalah disaat hujan turun dan gue bersama 'seseorang' bermain basket hujan2an di lap skolah, sampai kapanpun moment itu ga bakalan gue lupain :)

Posting Komentar